Pria Bersenjata Palu Serang Polisi di Dekat Notre Dame Paris

Pria Bersenjata Palu Serang Polisi di Dekat Notre Dame Paris

Seorang pria bersenjata palu tiba-tiba mengejar dan berupaya menyerang polisi yang berpatroli di lapangan terbuka di depan Katedral Notre Dame di Paris, Prancis pada Selasa 6 Juni 2017. Insiden tersebut terjadi pada pukul 16.30 waktu setempat.

Tak hanya martil, pelaku juga membawa dua bilah pisau dapur. “Ini untuk Suriah!,” demikian kalimat yang diteriakkan pelaku saat menyerang petugas, seperti diungkap Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerard Collomb, dikutip dari Los Angeles Times, Selasa (6/6/2017).

Polisi segera melumpuhkan pelaku dengan timah panas, setelah ia mengancam aparat dan orang-orang di luar katedral. Pria tersebut sebelumnya juga memukul kepala seorang petugas keamanan dengan palu.

Pelaku terluka akibat tembakan aparat dan dilarikan ke rumah sakit. Seorang anggota polisi juga mengalami cedera akibat insiden itu.

Belum diketahui identitas pelaku penyerangan di Notre Dame. Namun informasi yang beredar menyebut, ia diduga adalah warga Aljazair dan membawa kartu identitas pelajar.

Polisi Paris, yang waspada atas serangan teror, bergegas menuju lokasi kejadian.

Saat kejadian, ada ratusan orang yang berada di alun-alun di depan Notre Dame. Mereka semua dievakuasi dan diperintahkan menjauh dari lokasi kejadian. Sebab, dikhawatirkan ada serangan susulan.

Sementara, mereka yang berada di Notre Dame, Katedral Sainte-Chappelle yang ada di dekatnya, atau di area bar dan kafe diminta untuk bertahan di dalam bangunan.

Lawrence Langner (73), turis asal Amerika Serikat mengaku mendengar suara ribut-ribut yang disusul dua suara keras seperti letusan senjata api.

Sementara, jurnalis bernama David Metreau yang kantornya berada di seberang Notre Dame mengungkapkan dalam Twitternya bahwa ia mendengar suara keras yang mirip letusan senjata.

Saat melongok ke bawah dari jendela kantornya, ia melihat seorang pria tergeletak di alun-alun.

“Kupikir dia sudah tewas,” kata dia seperti dikutip dari Washington Post. Polisi kemudian mengecek denyut nadinya dan membawanya pergi dengan mengenakan tandu.

Sementara, juru bicara Kepolisian Johanna Primevert mengatakan, operasi aparat pasca-kejadian berakhir sesaat setelah pukul 17.30.

Paris menerapkan status siaga tinggi menyusul serangkaian serangan ekstremis dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa aksi teror juga menargetkan petugas polisi dan aparat keamanan lainnya.

Pada April 2016, seorang penyerang melepaskan tembakan ke sebuah van polisi di Champs Elysees di Paris, menewaskan satu orang dan melukai dua lainnya. Pelaku kemudian ditembak mati oleh polisi.

Sebelumnya, tentara yang mengamankan lokasi-lokasi penting di sekitar Paris juga jadi sasaran — satu di museum Louvre pada bulan Februari dan satu di Bandara Orly pada bulan Maret.

Advertisements

Tak Kepanasan, Petani Bajak Sawah Pakai Mitsubishi Pajero

Tak Kepanasan, Petani Bajak Sawah Pakai Mitsubishi Pajero

Mitsubishi Montero atau yang lebih dikenal Mitsubishi Pajero, diketahui sebagai salah satu model sport utility vehicle (SUV) tangguh.

Namun, siapa sangka karena hal tersebut, salah satu model andalan pabrikan berlambang tiga berlian ini malah digunakan untuk membajak sawah.

Dilansir Rushlane, ditulis Minggu (4/6/2017), Mitsubishi Pajero ini digunakan oleh salah seorang petani di India untuk membajak sawah karena cuaca yang panas. Jadi, petani yang tidak disebutkan namanya ini enggan menggunakan traktor, dan memilih menggunakan Pajero agar bisa bekerja dengan nyaman di dalam mobil yang ber-AC.

Untuk membajak sawahnya, petani yang juga memiliki Toyota Land Cruiser dan Toyota Fortuner ini, mengikat alat bajaknya di bagian belakang mobil, dan kemudian mobil berputar-putar di area persawahan hingga selesai.

Pekerjaan ini memang cukup mudah bagi Pajero, pasalnya dengan mesin diesel turbocharged berkapasitas 3.2 liter, dan mampu menghasilkan daya hingga 193 Tk dan torsi 441 Nm membajak sawah bukanlah hal yang sulit.

Selain memiliki tenaga yang cukup tangguh, Mitsubishi Pajero juga memiliki efisiensi bahan bakar yang cukup baik untuk sebuah SUV, yaitu 11,5 km/l. Sedangkan untuk berkendara di perkotaan, rata-rata menawarkan sekitar 10 km/l. Untuk bajak sawah, si petani habis berapa liter solar ya?

 

Patrialis Disebut Pernah Minta Basuki Pengaruhi Hakim MK Lainnya

Patrialis Disebut Pernah Minta Basuki Pengaruhi Hakim MK Lainnya

Pengusaha Basuki Hariman bersama Ng Fenny didakwa menyuap mantan hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar untuk memengaruhi putusan perkara uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Uang suap itu diberikan melalui seorang perantara bernama Kamaludin.

Dalam surat dakwaan untuk Basuki, jaksa KPK menyebut Patrialis Akbar sempat meminta Basuki untuk memengaruhi Hakim Konstitusi lainnya yang menangani perkara ini, dengan tujuan agar proses penanganan perkara dapat berjalan cepat.

“Bahwa pada 19 Oktober 2016, terdakwa, Kamaludin, dan Patrialis Akbar bertemu. Agar proses semakim cepat, Patrialis Akbar menyarankan kepada terdakwa agar melakukan pendekatan kepada dua orang hakim MK yaitu I Dewa Gede Palguna dan Manahan MP Sitompul,” kata jaksa KPK di PN Tipikor Jakarta, Senin (6/5/2017).

Patrialis Akbar juga menginformasikan bahwa hakim I Dewa Gede Palguna dan Manahan MP Sitompul telah memengaruhi hakim lainnya agar melakukan penolakan terhadap permohonan pemohon. Padahal, sebelumnya mereka berpendapat mengabulkan permohonan pemohon.

“Patrialis menyarankan agar terdakwa membuat ‘surat kaleng’ atau pengaduan masyarakat agar tim kode etik Mahkamah Konstitusi melakukan proses etik terhadap dua hakim tersebut,” terang jaksa.

Saran Patrlias ini ditolak Basuki Hariman, Ng Fenny, Kamaludin, dan Zaky Faisal. Menurut mereka, masih ada cara lain untuk melakukan pendekatan kepada hakim MK yang belum menyampaikan pendapat, yaitu Hakim Arief Hidayat dan Suhartoyo.

Basuki pun menyampaikan kepada Kamaludin bahwa dia hanya mampu membayar Patrialis Rp 2 miliar untuk memengaruhi hakim lainnya yang belum menyatakan pendapat.

“Beberapa hari kemudian, Kamaludin menginformasikan kemampuan terdakwa tersebut kepada Patrialis Akbar, lalu Patrialis Akbar mempersilakan agar terdakwa melakukan pendekatan kepada hakim lain yang bersebrangan,” pungkas jaksa.

Dalam kasus ini, Basuki Hariman bersama Ng Fenny didakwa menyuap Patrialis sebesar USD 70 ribu dan Rp 4 juta serta menjanjikan uang sejumlah Rp 2 miliar.

Basuki Hariman merupakan benefical owner (pemilik sebenarnya) dari PT Impexindo Pratama, PT Cahaya Timur Utama, PT Cahaya Sakti Utaka, dan CV Sumber Laut Perkasa. Sedangkan Ng Fenny adalah pegawai Basuki Hariman dan General Manager PT Impexindo Pratama. Dakwaan Basuki dan Ng Fenny dibacakan secara terpisah.

Atas perbuatannya, Basuki Hariman dan Ng Fenny didakwa telah melanggar Pasal 13 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Cek Keterlibatan Petugas Sabu di Lion Air

Cek Keterlibatan Petugas Sabu di Lion Air

Penemuan satu paket narkotika jenis sabu dari kabin pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-857 turut dibenarkan oleh pihak Avsec bandara SMB II Palembang. Atas temuan tersebut, pihaknya akan melakukan pemeriksaan apakah ada keterlibatan orang dalam.

“Iya benar, paket itu ditemukan dalam tas dan baru kami terima kemarin (3/6/) dari pihak boarding tanggal 1 Juni. Saat ini sedang dalam pemeriksaan, apakah benar-benar dari penumpang atau ada keterlibatan petugas,” ujar Officer In Charge Avsec Bandara SMB II Palembang Olan Ginting pada Minggu (4/6/2017).

Menurut Olan, jika seandainya barang haram tersbeut dibawa oleh penumpang saat melewati pengamanan petugas dan X-ray, sabu tersebut tidak akan terlihat jelas karena bentuknya yang sulit dideteksi X-ray sebagai sabu. Kecuali petugas memerika ulang calon penumpang dengan melakukan pengecekan.

“Memang kalau lewat X-ray itu sulit terdeteksi, karena bawa gula putih dan sabu itu tidak begitu berbeda. Jadi di sinilah petugas harus cek ulang si penumpang,” sambung Olan.

Sehingga, lanjut dia, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan pada petugas di lapangan, apakah ada keterlibatan dalam meloloskan barang haram ini. Karena, saat ditemukan barang haram tersebut telah berada di dalam pesawat saat akan lepas landas.

Namun dirinya tidak dapat memastikan berapa berat total sabu yang ditemukan pramugari Lion Air. Namun ada satu paket sabu di dalam tas telah diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Saya kurang tahu berapa beratnya, yang jelas ya satu tas itu kita cek dan positif (sabu) langsung diserahkan kepada pihak kepolisian. Saat ini juga petugas sudah di breafing di pos satu untuj pemeriksaan atas temuan yang membuat heboh ini,” tutupnya.

Menanti Red Notice untuk Rizieq Shihab

Menanti Red Notice untuk Rizieq Shihab

Terhitung sejak Rabu 31 Mei 2017, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ) resmi memasukkan Rizieq Shihab ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dengan kata lain, sosok paling berpengaruh di tubuh FPI itu kini resmi menjadi buronan.

Status DPO ini dikeluarkan setelah penyidik menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Rizieq. Selain mencari Rizieq Shihab di rumahnya, polisi berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi untuk mengetahui keberadaannya.

“Ternyata pada 26 April, yang bersangkutan ke luar negeri dan sampai sekarang belum masuk ke Indonesia. Dengan dasar itu hari ini penyidik membuat DPO. Jadi tahapannya harus dilalui semua,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu 31 Mei 2017.

Setelah resmi menyandang status DPO, penyidik Polda Metro Jaya selanjutnya akan berkoordinasi dengan Interpol untuk gelar perkara membahas keberadaan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

“Sedang dilakukan upaya koordinasi terlebih dahulu dengan Interpol,” kata Kepala Bidang Hukum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Agus Rohmat di Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Agus mengatakan, upaya koordinasi antara Polda Metro Jaya dengan Interpol melibatkan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Mereka akan membahas upaya yang akan dilakukan untuk mencari Rizieq Shihab.

Polisi pun telah mengajukan permohonan penerbitan red notice ke Interpol untuk Rizieq Shihab. Hal itu lantaran Rizieq masih berada di luar negeri. Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengatakan permohonan red notice diajukan pada 1 Mei 2017, setelah gelar perkara kasus pornografi yang menjerat Rizieq Shihab digelar.

Dia menjelaskan, pihaknya tidak bisa mengajukan permohonan penerbitan red notice begitu saja. Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui sebelum Interpol menerbitkan red notice untuk Rizieq Shihab.

“Pertama gelar di Bareskrim, kemudian gelar di Interpol. Interpol akan mengkaji ini, kita tidak bisa sembarangan. Kita masih tunggu di Interpol apakah red notice itu dikabulkan atau tidak,” tutur Iriawan.

Setelah permohonan red notice diajukan, langkah selanjutnya yang dilakukan yaitu menunggu respons dari markas Interpol di Lyon, Prancis. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan Interpol bakal menerbitkan red notice untuk Rizieq.

“Nanti tinggal mereka (Interpol pusat) menentukan layak apa belum,” ujar Setyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (4/6/2017).

Setyo tidak bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan Interpol untuk mengabulkan permohonan penyidik Polda Metro Jaya ini. “Tergantung kasus. Tidak ada batasan waktunya,” ucap dia.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku belum mendapat kabar dari Interpol terkait permohonan penerbitan red notice untuk Rizieq.

“Kita nggak bisa intervensi Interpol ya, itu kewenangan Interpol, kan,” kata Argo.

Dia menegaskan, penyidik Polda Metro Jaya tidak hanya fokus dalam penerbitan red notice. Pihaknya tetap fokus pada pengembangan proses penyidikan kasus pornografi yang diduga melibatkan Rizieq Shihab dan Firza Husein ini. “Kita baru sekali mengajukan. Kita tunggu saja kabar dari Interpol,” ujar dia.

Cabut Paspor Rizieq

Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Ronny F Sompie mengaku belum mendapatkan permohonan untuk mencabut paspor Rizieq Shihab. Seperti diketahui, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu saat ini sedang berada di Arab Saudi.

“Belum ada (permohonan pencabutan paspor Rizieq),” ujar Ronny di Gedung Ditjen Imigrasi Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/6/2017).

Prosedur pencabutan paspor seseorang, ia menjelaskan, haruslah berdasarkan permohonan dari pihak terkait. Misalnya, penyidik baik dari Polri atau Kejaksaan.

“Apabila penyidik, apakah penyidik Polri, atau dari KPK, kejaksaan, menetapkan seseorang (Rizieq Shihab) sebagai tersangka, kemudian ada permintaan melakukan pencegahan agar tidak keluar negeri tapi yang bersangkutan sudah berada di luar negeri, maka atas permintaan tersebut, kita bisa melakukan pencabutan terhadap dokumen perjalanannya, paspornya,” papar Ronny.

Mantan Kadiv Humas Polri ini menambahkan, jika penegak hukum telah mengetahui seseorang tersebut berada di sebuah negara, maka pihaknya akan berkoordinasi imigrasi negara setempat.

“Ketika kita mengetahui yang bersangkutan berada di sebuah negara, koordinasi dengan imigrasinya negara tersebut kita lakukan untuk memudahkan yang bersangkutan dikembalikan oleh imigrasi negara di mana yang bersangkutan berada dengan diberikan surat perjalanan pelaksana paspor agar dia bisa dilakukan penegakan hukum di Indonesia,” tutur Ronny.

Mantan Kapolda Bali ini juga menegaskan, pihaknya tidak bisa berinisiatif mencabut paspor seseorang (Rizieq Shihab) begitu saja.

“Karena imigrasi hanya melakukan upaya untuk menangkal orang asing, mencegah orang Indonesia ke luar negeri. Kemudian apabila ada warga negara Indonesia yang membutuhkan untuk proses penegakan hukum, imigrasi bisa melakukan sesuai dengan SOP baik di dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian atau Peraturan Pemerintah tahun 2013 tentang pelaksanaan itu,” Ronny menandaskan.

Ancaman Kubu Rizieq Shihab

Pengacara Rizieq Shihab, Eggi Sudjana mengatakan, kliennya siap kembali ke Tanah Air untuk memberikan keterangan terkait dugaan kasus pornografi berupa percakapan seks yang menjeratnya. Eggi mengaku, kliennya sempat bertanya terkait waktu yang tepat untuk kembali ke Tanah Air. Namun, Eggi mengimbau kepolisian tidak menahan kliennya saat tiba dari Arab Saudi.

“Oke pulang Habib, dengan catatan pihak kepolisian menjamin tidak ditahan, kalau dimintai keterangan kita oke,” ujar Eggi di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Juni 2017.

Eggi menjelaskan, jaminan tidak ditahannya Rizieq berdasarkan aturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2012. Peraturan tersebut juga sempat diberikan kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam kasus penodaan agama.

Eggi menegaskan, kliennya sekarang ini tengah menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci. “Habib sekarang berada di Saudi, saya meninggalkan beliau di Mekah. Sedang umrah, visanya visa umrah, akan habis pada 17 Ramadan,” kata dia.

Menurut Eggi, tak kembalinya Rizieq ke Tanah Air bukan karena takut, seperti apa yang disangkakan banyak pihak. Kliennya hanya berusaha membuat Indonesia tetap damai.

Pulang 17 Ramadan

Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengatakan pimpinannya Rizieq Shihab akan pulang ke Indonesia pada 12 Juni 2017. “Iya pulang 17 Ramadan, kan dari awal ada keinginan pulang,” ujar Slamet kepada Liputan6.com, Sabtu, 3 Juni 2017.

Menurut Slamet, sebanyak 5 juta orang akan menyambut kedatangan Rizieq. “Yang pasti 5 juta umat siap sambut. Ini sudah disampaikan oleh KH Husni Thamrin,” ujar dia.

Husni Thamrin, kata Slamet adalah pembina 5.000 pesantren di Jawa Barat. Namun begitu, Slamet mengaku belum mengetahui di mana penyambutan Rizieq Shihab akan dilakukan.

“Itu teknis, acara penyambutan belum dibahas,” tandas Slamet.

Sementara Eggi Sudjana mengatakan, solidaritas para pengikut Rizieq Shihab sangat tinggi. Jika mereka tahu pemimpinnya dijemput paksa oleh kepolisian, bukan tidak mungkin para pengikutnya ini akan membuat ramai bandar udara yang dijadikan lokasi kepulangan Rizieq Shihab.

“Bisa-bisa bandara penuh, minimal dua sampai tiga juta orang datang ke bandara itu. Nah, kalau bandara penuh, bagaimana mungkin ada penerbangan? Enggak mungkin,” kata Eggi di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Juni 2017.

Menurut dia, jika banyak penerbangan yang tertunda akan berdampak pada kerugian ekonomi negara. Eggi pun berharap pihak kepolisian memikirkan hal tersebut. “Menurut penghitungan ekonominya, satu hari bandara bisa menghasilkan sebesar Rp 9 triliun. Bisa rugi kalau bandara penuh,” terang dia.

Lagipula, tak lama lagi Rizieq Shihab akan kembali ke Tanah Air lantaran visa umrah yang dimiliki akan segera habis.

“Terakhir kali saya ketemu, habib ada di Mekah. Dia sedang umrah, visanya juga visanya umrah, habisnya tanggal 17 Ramadhan nanti,” ucap dia.

Jawa, Cina, Arab Bertemu di Lampion Tengtengan Semarang

Jawa, Cina, Arab Bertemu di Lampion Tengtengan Semarang

Semarang ternyata memiliki sebuah lampion yang khas dan berbeda dengan lampion dari kota lain. Namanya teng-tengan. Pusat pembuatan dan satu-satunya ada di sebuah kampung bernama Purwosari Perbalan.

Sejarawan dan budayawan Semarang Djawahir Muhammad mengatakan bahwa nama tengtengan bisa merujuk pada dua hal. Pertama, karena lampion Semarang itu dibawa dengan ditenteng. Awalnya disebut lampion tentengan, lama-lama pengucapan berubah menjadi tengtengan

“Pendapat kedua, nama tengtengan merujuk pada kosa kata ting (huruf i dibaca seperti huruf e pada kata tempe). Sebuah lampion yang berarti lampu dan sampai sekarang masih dilestarikan di Solo. Karena berbeda maka disebut ting-tingan atau ting mainan. Lama-lama berubah menjadi tengtengan,” kata Djawahir kepada Liputan6.com, Minggu 4 Juni 2017.

Tengtengan Purwosari sendiri pertama kali diperkenalkan pada 1942. Saat itu nama tengtengan dikenal dengan nama Dian Kurung, artinya lampu yang dikurung.

Anatomi tengtengan terdiri dari rangka dari bambu. Awalnya berbentuk segi empat dan berfungsi sebagai penerangan. Namun pada perkembangannya kini ada berbagai bentuk. Umumnya segi empat dan segi delapan.

Pada bagian dalam, ada rangka lain yang ditempel potongan kertas berbagai motif. Mulai binatang hingga pesawat terbang. Jika lilin yang berada di bagian tengah dinyalakan, udara panas akan memutar bagian dalam itu, sehingga potongan kertas berbagai bentuk itu berputar dan memberi bayangan yang menarik.

Menurut Junarso, pembuat lampion tengtengan ini, ia hanya memproduksi tengtengan saat bulan Ramadan saja. Merujuk pada sejarahnya bahwa tengtengan ini awalnya dibuat sebagai penerangan.

“Pada tahun 1942 itu wilayah Purwosari sangat gelap. Yang akan ke musala kemudian membawa obor. Agar anak-anak senang ke masjid atau musala, maka dibuatkan obor yang bisa untuk mainan. Jadi saat Ramadan memang tengtengan dibuat khusus,” kata Junarso.

Namun jika tidak bulan Ramadan, Junarso tetap memproduksi dan dijual di kampung-kampung sesuai pemesan. Biasanya untuk keperluan pawai dan sejenisnya.

Harga tengtengan ini tergolong murah, Rp 15 ribu/buah. Dalam sehari Junarso bisa menjual antara 50-100 tengtengan..

Cara Keluar dari Pekerjaan Tanpa Membuat Marah Siapapun

Cara Keluar dari Pekerjaan Tanpa Membuat Marah Siapapun

keluar dari pekerjaan atau resign merupakan hal yang wajar. Hampir sebagian besar karyawan pernah mengalami resign atau berencana untuk segera keluar dari pekerjaan yang ditekuni saat ini.

Ada berbagai alasan yang mendasari, misalnya mencari tantangan baru, ada kesempatan yang lebih baik di tempat lain atau ada juga yang hanya karena bosan akan pekerjaan yang ada saat ini.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Harris Interactive pernah mengungkapkan bahwa 74 persen karyawan mempertimbangkan untuk mencari pekerjaan baru.

Ada banyak cara untuk keluar dari pekerjaan yang ditekuni saat ini. Cara itu ada yang benar ada juga yang tidak tepat. Tentu saja, cara yang tidak tepat tersebut akan membuat hubungan Anda dengan kantor memburuk.

Dikutip dari lifehack, Senin (5/6/2017), berikut ini cara yang tepat untuk menyatakan berhenti bekerja:

Jangan pernah keluar tanpa pemberitahuan

Jika Anda keluar dari pekerjaan karena alasan tidak menyukai apa yang atasan lakukan atau merasa pekerjaan yang Anda lakukan tidak pernah dihargai, maka kewajiban untuk memberitahukan rencana resign tetap harus dilakukan.

Jangan pernah keluar dari pekerjaan tanpa pemberitahuan kepada atasan karena hal tersebut akan membuat Anda mendapat nilai buruk di kantor tersebut.

Komunikasikan dengan atasan

Jika memang Anda berniat untuk resign, cobalah komunikasikan terlebih dahulu dengan atasan sebelum mengajukan surat pernyataan pengunduran diri.

Meskipun kadang atasan menahan untuk beberapa saat ke depan, tetapi dengan berbicara empat mata maka Anda akan bisa menjaga hubungan baik.

Carilah alasan yang masuk akal untuk mengajukan pengunduran diri. Jangan sampai alasan Anda justru membuat atasan emosi.

Ikuti aturan yang ada di kantor

Peraturan kantor harus ditaati. Meskipun dalam waktu dekat Anda sudah tidak bekerja di kantor tersebut bukan berarti Anda bisa keluar semaunya sendiri.

Ada kantor yang mewajibkan karyawan untuk bertahan dahulu selama satu bulan sebelum keluar ada juga yang meminta tiga bulan. Waktu itu untuk sebagai masa transisi untuk menyiapkan pengganti Anda.

Nah, ada baiknya agar resign Anda tidak dianggap buruk oleh kantor maka taati aturan kantor tersebut.

Persekusi Remaja di Cipinang Perintah Pimpinan Ormas?

Persekusi Remaja di Cipinang Perintah Pimpinan Ormas?

Jakarta Kepala Sub Direktorat Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, saat ini pihaknya tengah memburu kelima terduga pelaku lain persekusi di Cipinang, Jakarta Timur.

Dia menuturkan, kelima pelaku yang diburu diduga memiliki peran yang tidak kalah penting atas peristiwa persekusi yang menimpa remaja M. Tapi Hendy masih enggan mengungkap soal peranan penting kelimanya. Termasuk soal dugaan bahwa kelima pelaku adalah yang mengumpulkan atau mengkoordinir masa saat itu.

Soal peran apa atau siapa apakah yang waktu itu mengkoordinir ini masih kita dalami. Kita dalami pemeriksaan. Nanti, sabar dulu. Doakan biar ketangkap dulu nanti bisa diungkap,” kata Hendy saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Rabu (3/6/2017).

Dia melanjutkan, saat ini sudah ada 8 saksi yang diperiksa dan 2 orang ditahan lantaran sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dari keterangan saksi-saksi, sambung Hendy, pihaknya juga akan mendalami dugaan soal tindakan persekusi terhadap remaja M dan Ibunya atas perintah pimpinan Ormas.

“Apakah ada instruksi dari atas, dari ormas, atau berdiri sendiri. Semua asumsi-asumsi penyidik, pasti kita bangun. Sekarang kita lagi berupaya pembuktian. Ini kita dalami semua,” jelas dia.

Dua orang pelaku yang ditahan adalah Abdul Mujid dan Matsunin. Mereka resmi ditahan Jumat (2/6) semalam. Dimana salah satu dari pelaku mengaku sebagai anggota Ormas Islam FPI.

Selain mendapat kekerasan secara verbal, remaja berusia 15 tahun itu juga mendapat kekerasan fisik. M dipaksa meminta maaf dan mengakui perbuatannya lantaran dituduh telah mengolok-olok salah satu ormas keagamaan beserta pimpinannya melalui postingan media sosial. Bahkan, M diancam akan dilukai jika mengulangi perbuatan serupa.

Para pelaku persekusi dapat dikenakan Pasal 80 ayat 1 juncto Pasal 76c UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

PPP Waspadai Persekusi di Pilkada Jabar 2018

PPP Waspadai Persekusi di Pilkada Jabar 2018

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mewaspadai persekusi menjadi alat politik di Pilkada Jawa Barat 2018.

“Ya ini bisa. Ini akan menimbulkan teror baru secara psikis, menjadi teror baru bagi masyarakat oleh kelompok-kelompok tertentu,” ucap Wakil Sekjen DPP PPP Achmad Baidowi di Menteng, Jakarta, Sabtu (3/6/2017).

Menurut dia, meski persekusi belum masuk dalam Undang-Undang Pilkada, aparat keamanan atau pemerintah, bisa menggunakan instrumen hukum lain.

“Pemerintah menggunakan kewenangan sendiri yang diatur oleh undang-undang. Untuk menggunakan kewenangan kan bisa, tidak harus menggunakan Undang-Undang Pilkada. Sebenarnya kalau mau tegas-tegasan, kan sudah ada undang-undangnya kan,” jelas Achmad.

Dia pun berpesan, jika memang ada yang merasa terhina di media sosial, lebih baik tidak main hakim sendiri, melainkan menggunakan instrumen hukum yang ada.

“Kalau orang merasa terhina di media sosial itu kan ada mekanismenya. Bisa dilaporkan kepada kepolisian. Jadi jangan main hakim sendiri. Ini kan mengarah pada main hakim sendiri. Itu yang enggak boleh,” tutur pria yang duduk di Komisi II DPR RI ini.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyampaikan masalah bahaya persekusi di Pilkada 2018.

Ketua Bawaslu Abhan Misbah mengatakan, pihaknya mengantisipasi terjadinya persekusi.

“Itu jadi satu tantangan, dan itu harus diselesaikan. Nanti kita segera menyusun indeks kerawanan pemilu baik 2018 maupun 2019,” jelas Abhan.

Berniat Begal Mobil, Dua Orang Pelaku Terkejut di Dalam Mobil Ada Aparat

Berniat Begal Mobil, Dua Orang Pelaku Terkejut di Dalam Mobil Ada Aparat

Personel polisi dari Satreskrim Polresta Barelang mengamankan dua pria yang diduga melakukan aksi begal Jumat (2/6/2017) dini hari.
Kedua pelaku yang melintas dari arah Punggur menuju simpang Kepri Mall mencoba menghentikan sebuah sedan yang sedang melintas.
Keduanya bahkan berniat memecahkan kaca mobil sedan tersebut dan mengambil barang berharga pemiliknya dari dalam mobil.
Namun, aksi mereka keburu tercium pemilik mobil yang tak lain adalah anggota kepolisian.
“Korban awalnya lewat dari putaran bundaran Punggur. Ketika korban di jalan, tiba-tiba datang dua orang ini menggunakan sepeda motor. Dua-duanya langsung mendekat, dan menyuruh korban menghentikan kendaraannya,” tutur Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Agung Gima.
Korban yang disuruh berhenti, justru menghindar dan menuju ke arah simpang Kepri Mall.
Pelaku pun mengikuti mobil korban sampai ke simpang tersebut.
“Pas di simpang itu, korban memperlambat kendaraannya. Pelaku yang ikut dari belakang ini, langsung melempar batu ke mobil korban. Batunya mengenai pintu dalam samping kiri. Setelah melempar batu itu, pelaku baru sadar kalau korbannya ini petugas polisi,” ucap dia lagi.
Tahu sudah salah target, kedua pelaku pun melarikan diri.
Keduanya menarik gas sepeda motornya, hendak kabur ke arah Temenggung Abdul Jamal.
“ā€ˇPetugas ini langsung mengejar pelaku. Tapi pas di Halte depan Kepri Mall itu mereka jatuh,” kata dia.
Kini kedua pelaku pun telah diamankan ke Polresta Barelang.
Sedangkan korban sendiri mengalami kerugian akibat perbuatan pelaku.
Korban mengalami kerugian berupa kerusakan di pintu mobilnya