Media AS: 1,2 Juta Tentara Korut Bersenjata Usang, tapi Punya 10 Nuklir

Media AS: 1,2 Juta Tentara Korut Bersenjata Usang, tapi Punya 10 Nuklir

Media Amerika Serikat (AS), Fox News, melansir laporan yang menyebut sekitar 1,2 juta tentara pria Korea Utara (Korut) dibekali senjata usang. Meski demikian, Korut memiliki 10 hulu ledak nuklir yang bisa menimbulkan petaka.

Jutaan tentara pria Pyongyang itu bisa menyelinap ke Korea Selatan dan menimbulkan ancaman nyata bagi Seoul.

Menurut data dari militer AS, kekuatan militer rezim Pyongyang yang dipimpin Kim Jong-un didukung dengan 20.000 artileri, 1.000 rudal jarak pendek dan menengah, 70 kapal selam, lebih dari 400 kapal patroli bersenjata rudal dan 563 pesawat tempur. Banyaknya senjata itu juga jadi ancaman nyata bagi Korea Selatan, sekutu AS.

Sedangkan 10 hulu ledak nuklir diproyeksikan untuk unjuk kekuatan di luar Semenanjung Korea.

Jika militer Korut menyerang Seoul, sebanyak 25 juta jiwa di kota itu terancam. Seoul hanya berjarak 30 mil dari zona demiliterisasi (DMZ), sebuah batas yang diperebutkan kedua Korea setelah gencatan senjata pada Perang Korea 1953.

Pyongyang saat ini telah menempatkan sekitar 4.000 senjata artileri dan roket di seberang DMZ. Banyak di antaranya berada di rel, sehingga bisa dipindahkan setiap saat untuk menghindari deteksi.

Komandan Pasifik AS Laksamana Harry Harris mengatakan AS perlu menggunakan kekuatan tempur yang dapat dipercaya setiap saat untuk menghadapi ancaman apa pun yang keluar dari Korut.

”Saya pikir tidak adanya pencegahan tempur yang kuat dan kredibel menjadi dorongan bagi Kim Jong-un untuk melakukan hal-hal yang provokatif atau berbahaya atau keduanya, yang mengancam jutaan orang yang tinggal di Seoul,” katanya, yang dilansir Sabtu (29/4/2017).

Militer AS secara teratur melakukan simulasi tempur dengan para ahli dari sektor swasta dan Pentagon untuk menentukan hasil serangan Korut di Korea Selatan.

Mantan Petugas Intelijen Angkatan Darat AS Michael Pregent yang bertugas di unit respon cepat akan dikirim ke Korea jika terjadi konflik. Pregent yang saat ini menjadi ahli di kelompok think tank Institut Hudson pernah mensimulasikan serangan Korut terhadap Korea Selatan saat dia bertugas di Divisi Udara 101 dan Divisi Udara 82.

“Gelombang (serangan) pertama adalah yang paling merusak,” kata Pregent. Menurutnya, Korut memiliki ”kapasitas kejutan” yang mencakup hujan peluru artileri dan roket di pusat populasi di Seoul.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s