14 Pemuda Bejat Perkosa Gadis 13 Tahun di Luwu

14 Pemuda Bejat Perkosa Gadis 13 Tahun di Luwu

Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) inisial As (13) menjadi korban pemerkosaan oleh 14 orang pria di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam membenarkan kejadian dugaan pemerkosaan yang dialami remaja wanita yang masih duduk di bangku kelas 1 di salah satu SMP di daerah Bulo Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu tersebut.

“Kejadiannya tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/188/X/2017/Polda Sulsel/Res.Luwu/Sek.Walenrang, tanggal 11 Oktober 2017. Di mana korban inisial As (13),” katanya via telepon, Sabtu, 21 Oktober 2017.

Dugaan pemerkosaan yang dialami As, kata Faisal, dilakukan 14 orang pelaku. Ke-14 pria ini telah diamankan dini hari tadi di rumah masing-masing.

“Para pelaku sudah diamankan dini hari tadi dan sedang menjalani penyidikan intensif di ruang reskrim unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Luwu,” Faisal menerangkan.

Para pemerkosa yang diamankan masing-masing Allung (21), Darman (18), Reski (18), Budi (21), Uci (30), Rahim (22), Purnomo (19), Dana (24), inisial Ta (15), Su (13), Al (16), Ih (16), Su (15) dan Ra (15).

“Dari 14 orang pelaku, enam di antaranya masih di bawah umur. Mereka diduga memperkosa korban dengan cara bergiliran,” Faisal memungkasi.

 

Advertisements

Ini Hasilnya kalau Kilometer di Odometer Mobil Diutak-atik

Ini Hasilnya kalau Kilometer di Odometer Mobil Diutak-atik

Mobil seken dengan kilometer rendah, ini tawaran yang menggiurkan kan ya. Soalnya, kita bisa berpikir, mobil itu berarti masih fit.

Padahal, bisa jadi itu adalah akal-akalan yang bisa membawa petaka, seperti kami bahas di Cek Keaslian Kilometer Sebelum Beli Mobil Seken.

Soalnya, bukan tidak mungkin, kilometer di odometer, salah satu indikator di mobil yang kami bahas di Ibarat Meja Kerja, Dasbor Mobil Isinya Macam-macam , ternyata sudah diputar balik supaya kelihatan muda.

Yang perlu kita sama-sama tahu, kasus utak-atik angka kilometer di odometer mobil masih marak hingga kini, entah itu odometer analog pada mobil lama, maupun yang digital di mobil baru, seperti kami jelaskan di Pahami, Odometer Penunjuk Kilometer Mobil Ada Macamnya!

Bahkan, cara-caranya makin hari makin ajaib, mungkin sampai bikin kita bilang “wah, serius?”

Misalnya, cara yang dipakai bahkan sampai mengakali rekam jejak buku servis. Si pelaku memanfaatkan jasa memutar balik angka kilometer, kemudian membawa mobil tersebut ke tempat servis. Hasilnya, angka kilometer palsu itu sesuai buku servis dan seolah-olah benar-benar terlihat muda.

“Misalnya seharusnya jarak tempuh mobil itu 80.000 km, diputar jadi 40.000 km, lalu dibawa ke bengkel servis, ya yang tercatat 40.000 km di keterangan servis,” ujar Abeth N Sonjaya, Recondition & Quality Control Head mobil88.

Berakibat fatal

Aksi-aksi seperti di atas, efeknya bukan hanya penipuan. Ujung-ujungnya, penipuan itu juga bisa berakibat fatal.

Penjelasannya seperti ini. Selain mengukur jarak tempuh kendaraan, odometer kan juga bisa digunakan untuk mengukur waktu servis.

Kita bisa lihat kalau buka-buka buku servis yang dikeluarkan oleh ATPM. Di situ tertera waktu-waktu servis sesuai jarak tempuh berdasarkan kilometer.

“Ketika itu diputar, fatal. Misalnya sudah waktunya servis, odometer menunjukkan belum waktunya servis. Jadi oli-oli yang seharusnya sudah kita ganti, jadinya tidak diganti,” urai Abeth.

Bagi yang belum tahu, pelumas kan lama-kelamaan tidak sekental sebelumnya. Jika kekentalan atau vikositas dari pelumas sudah berkurang, sudah terlalu cair, seperti untuk minyak rem, maka rem tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kita bisa lihat contoh kejadian kecelakaan yang melibatkan truk kontainer, makan korban (karena masalah rem). Rem model lama itu masih mengandalkan piston. Kalau pelumasnya sudah tidak layak, itu nge-push-nya sudah beda. Walau sudah ditekan-tekan habis, tidak ngerem-ngerem,” kata Abeth.

Aturan hukum

Selain rentan menyebabkan kecelakaan, aksi putar balik odometer sendiri masuk ranah hukum karena bertentangan dengan Undang-Undang Konsumen, seperti diingatkan oleh Abeth Sonjaya.

Misalnya, hal tersebut tertera di Pasal 8 ayat 2 bahwa pelaku usaha dilarang memperdagangkan barang yang rusak, cacat atau bekas, dan tercemar tanpa memberikan informasi secara lengkap dan benar atas barang dimaksud.

Kasus putar balik odometer ini sendiri berkembang seiring zaman. Odometer mobil-mobil zaman dulu sendiri berjenis analog, dan proses penipuannya semudah menggunakan obeng untuk mendorong angka-angkanya mundur.

Nah, ketika mobil sudah modern dan menggunakan odometer digital, kasus semacam itu pun masih berlanjut. Odometer digital bisa diputar balik agar terlihat muda dengan alat bantu elektronik yang—mengerikannya—ternyata beredar bebas di pasaran.

“Lalu bagaimana cara memastikannya? Kalau odometer analog, mudah melihatnya karena meninggalkan jejak kalau (odometer) dibuka. Selain itu, kami lihat fisik dulu. Yang pertama setir, kelihatan sudah aus apa belum. Lalu demikian juga dengan door trim, pedal, karpetnya sudah mulai usang, jok-nya sudah mengeras, belum? Begitu juga ban,” kata dia.

Dari bekal ini pula, tim mobil88 pernah mendapati sebuah Avanza yang ingin dijual seorang konsumen ke gerai kami dengan iming-iming punya kilometer rendah di odometer, tetapi secara fisik membuktikan hal yang berbeda sehingga kami tidak jadi membeli mobil tersebut untuk konsumsi ritel.

“Saat kunjungan ke konsumen, indikasi itu ditemukan. Terlihat dari fisik. Saat ditanya, memang dia membeli dari Si A, dia terima apa adanya. Namun, kami kemudian memberikan penjelasan,” ujarnya.

Walau peraturan sudah seketat itu, kami di gerai mobil88 tetap memberikan jaminan membeli mobil kembali yang masuk dalam program buyback gurantee.

Salah satunya jaminan bahwa angka kilometer odometer mobil seken tidak diputar. Jaminan yang kedua adalah mobil bukan bekas tabrakan yang bisa merusak struktur rangka kendaraan.

Yang ketiga adalah jaminan bahwa mobil bukan bekas banjir yang bisa berakibat pada masalah kelistrikan hingga karat. Yang keempat, mobil seken kami dijamin bebas urusan hukum karena nomor rangka dan mesin sudah sesuai STNK dan BPKB.

Megawati Buatkan Masakan Spesial Kesukaan Bung Karno untuk Jokowi

Megawati Buatkan Masakan Spesial Kesukaan Bung Karno untuk Jokowi

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Batu Tulis, Bogor. Dalam pertemuan itu, Megawati membawakan makanan kesukaan ayahnya, Presiden pertama RI Soekarno untuk Jokowi.

”Pertemuan memang mendadak dan sebagaimana kebiasaan Ibu Megawati, Beliau menyiapkan menu makanan spesial buat Pak Jokowi. Makanan tersebut dimasak sendiri oleh Ibu Megawati,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/10/2017).

Pertemuan itu berlangsung sekira tiga jam sejak pukul 17.00 WIB di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/10). Hasto sendiri ikut menyaksikan pertemuan tersebut.

Hasto mengatakan, pertemuan itu berlangsung santai dan penuh canda. Dikatakan Hasto, makanan dalam pertemuan itu sengaja dimasakkan dan dibawakan langsung oleh Megawati.

“Menunya benar-benar khas Indonesia seperti ayam goreng bumbu lajak, sayur lodeh kesukaan Bung Karno, rendang ikan, ikan cue goreng, tempe goreng, dan bubur jagung,” kata Hasto.

Jokowi tampak lahap menyantap makanan yang disajikan. Tak hanya itu, orang yang ada baik dalam pertemuan itu maupun para pengawal Istana, merasakan masakan Pak Karim, pedagang nasi goreng turun temurun yang menjadi kegemaran Bung Karno.

“Pak Jokowi nampak lahap menikmati makan malam khas Ibu Mega. Sementara para pengawal dengan penuh nikmat merasakan nasi goreng pete Istana Batu Tulis yang dimasak oleh Pak Karim, pedagang nasi goreng turun temurun, yang sejak dulu menjadi kegemaran Bung Karno sejak dulu,” kata Hasto.

Terkait dengan pembicaraan di pertemuan itu, Hasto enggan memberikan penjelasan. Dia hanya mengatakan, dalam pertemuan santai itu, keduanya sesekali tampak serius ketika masuk dalam pembahasan yang menyangkut kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

“Secara berkala Ibu Megawati dan Pak Jokowi mengadakan pertemuan yang tentunya juga membahas dinamika politik nasional. Kebiasaan membahas berbagai persoalan bangsa diantara kedua tokoh tersebut telah dilakukan sejak Pak Jokowi menjabat Wali Kota Solo,” kata Hasto.

Menurutnya, tahun 2014 lalu, sebelum Megawati selaku Ketua Umum PDI Perjuangan memutuskan untuk mencalonkan Jokowi sebagai calon Presiden, juga diawali makan malam. “Dan suasana keakrabannya saat itu tidak jauh berbeda dengan malam ini,” katanya.

Kisah Polisi Aceh yang Rela Jual Motor Demi Bangun Rumah Kakek Tua

Kisah Polisi Aceh yang Rela Jual Motor Demi Bangun Rumah Kakek Tua

Seorang anggota polisi di Aceh, Bripka Deni Putra ramai diperbincangkan netizen dan warga di Kabupaten Bireun, Aceh. Dia rela menjual motornya untuk membantu seorang kakek membangun rumah layak huni.

“Dijual cepat klx 2016 tipe BF SE kondisi fit tujuan jual untuk didonasikan pada pembuatan rumah masyarakat di desa pulo teungoh kec. makmur.. serius inbox.. boleh tukar dengan barang bangunan senilai 30jt.., ” tulis Deni dalam status facebooknya Deni Putra, Jumat, (20/10).

Dalam statusnya itu, Deni juga mengunggah foto sepeda motor trail hijau yang akan dijualnya. Ada juga foto dirinya bersama kakek pemilik rumah tak layak huni yang akan dibantunya. Saat berita ini ditulis, status itu disukai 917 netizen, dan mendapat 182 komentar, serta sudah 241 kali dibagikan.

“Insyaallah, waktu dekat ini akan saya bangun rumah warga miskin tersebut walau cuma berukuran 4X6, tapi setidaknya bisa buat bapak itu berteduh,” kata Deni kepada detikcom, Minggu (22/10/2017).

Deni menjelaskan rumah tak layak huni yang akan diperbaikinya itu milik Usman, pria berusia 65 tahun. Sejak berpisah dengan istri dan seorang anaknya, Usman tinggal seorang diri di gubuknya di Desa Pulo Tengeh, Kecamatan Makmur, Bireun.

Gubuk itu dibangun di atas tanah hasil bagi keluarganya (warisan). Deni berharap bisa segera terjual, sehingga cita-citanya untuk membangun rumah Usman terkabul. Sebab, menurut cerita Usman, rumah itu sering bocor kalau hujan turun.

Berkasnya Dikembalikan, Masa Penahanan Jonru Ginting Diperpanjang

Berkasnya Dikembalikan, Masa Penahanan Jonru Ginting Diperpanjang

Berkas penyidikan perkara dugaan ujaran kebencian dengan tersangka Jonru Ginting dikembalikan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta alias P21 lantaran belum lengkap. Saat ini, penyidik tengah memperbaiki berkas tersebut.

“Ya betul, berkas perkaranya P19,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (20/10/2017).

Karena itu, polisi pun memperpanjang masa penahanan Jonru selama 20 hari. Sebab, Jonru yang ditahan sejak 30 September 2017 masa penahanannya telah habis pada 19 Oktober 2017 kemarin.

“Masa penahanan yang bersangkutan (Jonru) diperpanjang untuk 20 hari ke depan. Penyidik masih memerlukan keterangan dari yang bersangkutan untuk melengkapi berkas,” kata Argo.

Jonru Ginting dilaporkan oleh seorang pengacara bernama Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya terkait sejumlah postingan di akun Facebook-nya yang dianggap bernuansa ujaran kebencian.

Laporan yang dilayangkan Muannas diterima polisi dengan nomor LP/4153/ VIII/2017/ PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 31 Agustus 2017. Jonru diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat 2 Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Unggahan Jonru

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan Jayamarta, mengungkapkan beberapa unggahan Jonru, yang membuatnya kini mendekam di tahanan polisi.

Salah satunya unggahan terkait Quraish Shihab saat ditunjuk menjadi imam salat Id di Masjid Istiqlal.

“Iya, soal Pak Quraish Shihab, pahlawan-pahlawan, dan yang menyinggung etnis China,” ujar Adi di Mapolda Metro Jaya, Jumat 6 Oktober 2017.

Dalam unggahan tersebut, Jonru mempermasalahkan Quraish Shihab yang akan menjadi imam salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Quraish Shihab tak pantas menjadi imam lantaran pernyataannya yang menyebut wanita muslim tak perlu menggunakan jilbab.

Jonru dalam unggahannya bahkan memprovokasi umat Islam agar tak ikut salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, selama yang menjadi imamnya adalah Quraish Shihab. Dalam perkara ini, Jonru dijerat pasal berlapis.

Salah Ucap Pancasila di Depan Jokowi, Pria Ini Tetap Dapat Sepeda

Salah Ucap Pancasila di Depan Jokowi, Pria Ini Tetap Dapat Sepeda

Dalam acara dialog dengan warga yang menerima sertifikat tanah, Jokowi menantang seorang warga untuk menyebutkan 5 sila dalam Pancasila.

Hadiahnya? Tentu saja ada. Sepeda! Syaratnya, warga penerima sertifikat tanah yang bernama Jalaludin itu harus bisa menghapal Pancasila.

“Bisa hafal Pancasila? Kalau bisa saya kasih sepeda,” tantang Jokowi.

Dengan semangat, Jalaludin langsung mengiyakan. Penuh percaya diri dia berdiri di samping Presiden, dan mulai menghapal Pancasila.

“Pancasila. 1, Ketuhanan Yang Maha Esa. 2, Kemanusiaan yang adil dan beradab. 3, Persatuan Indonesia. 4, Kerakyatan Indonesia,” sebut Jalaludin yang langsung disambut gelak tawa Presiden dan warga.

Presiden Jokowi kemudian mengoreksi sila ke empat yang salah diucapkan Jalaludin, dan meminta pria itu menyebutnya dengan cara dieja.

Jalaludin kemudian mengikuti satu per satu ejaan sila dalam Pancasila yang diperintahkan Presiden Jokowi. Setelah itu, Presiden Jokowi memberikannya hadiah sepeda meski ia tak hafal semua sila Pancasila.

Presiden Jokowi blusukan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, antara lain untuk meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Desa Kuta, Lombok Tengah. Presiden juga membagikan ribuan sertifikat tanah sembari berdialog dengan warga.

Kini Saatnya Pribumi Jadi Tuan Rumah

Kini Saatnya Pribumi Jadi Tuan Rumah

Anies Baswedan menyampaikan pidato politik perdananya setelah dilantik sebagai Gubernur DKI. Di hadapan para pendukungnya, Anies berbicara soal kolonialisme masa lalu di Jakarta .

“Jakarta ini satu dari sedikit kota di Indonesia yang merasakan kolonialisme dari dekat, penjajahan di depan mata, selama ratusan tahun. Di tempat lain mungkin penjajahan terasa jauh tapi di Jakarta bagi orang Jakarta yang namanya kolonialisme itu di depan mata. Dirasakan sehari hari,” ujar Anies dalam acara Selamatan Jakarta yang digelar di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2017).

Anies pun berorasi dan berbicara soal perjuangan pribumi melawan kolonialisme. Menurutnya, semua warga pribumi harus mendapat kesejahteraan.

“Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan. Kini telah merdeka, kini saatnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ucapnya.

Untuk menguatkan pernyataannya, Anies beberapa kali memberi perumpamaan dengan peribahasa. Termasuk sebuah peribahasa Madura.

“Jangan sampai Jakarta ini seperti yang dituliskan pepatah Madura. ‘etèk sè atellor ajâm sè ngèremmè’, itik yang bertelur ayam yang mengerami,” kata Anies.

“Kita yang bekerja keras untuk merebut kemerdekaan. Kita yang bekerja keras untuk mengusir kolonialisme. Kita semua harus merasakan manfaat kemerdekaan di ibu kota ini,” sambung gubernur yang diusung Gerindra-PKS itu.

Seperti diketahui, Anies dan Sandiaga Uno baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur-Wagub DKI. Keduanya akan menjadi pimpinan Jakarta pada periode 2017-2022

Eks Pimpinan Banggar Mirwan Amir Kembali Mangkir Panggilan KPK

Eks Pimpinan Banggar Mirwan Amir Kembali Mangkir Panggilan KPK

Mantan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Mirwan Amir kembali mangkir panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mirwan seharusnya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo (ASS). Pemeriksaan itu terkait perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP.

“Mirwan Amir, mantan anggota DPR RI tidak hadir tanpa keterangan,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin (16/10/2017).

Bukan hanya kali ini saja politikus yang kini menjadi salah satu Ketua DPP Hanura tersebut mangkir dari penyidikan korupsi e-KTP. Pada Jumat 8 September 2017, mantan Wakil Bendahara Partai Demokrat itu juga mangkir pemeriksaan penyidik KPK.

Dalam dakwaan dan tuntutan terhadap dua mantan pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri Irman dan Sugiharto, Mirwan Amir disebut menerima aliran dana sebesar US$ 1,2 juta dari proyek yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun.

Persetujuan Anggaran Rp 5,9 miliar

Dalam persidangan perkara ini, Mirwan juga sempat disebut Muhammad Nazaruddin sebagai pihak yang memastikan agar Banggar DPR menyetujui anggaran proyek e-KTP sebesar Rp 5,9 triliun.

Selain Mirwan, Nazarudin yang kini mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat juga tak menghadiri panggilan penyidik KPK.

Hanura Protes Syarat Ketat Dokumen di KPUD

Hanura Protes Syarat Ketat Dokumen di KPUD

Ketua DPP Partai Hanura Sutrisno protes akan ketatnya syarat dokumen di tingkat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). Ia pun meminta agar KPU lebih mensosialisasikan lagi peraturan terkait syarat pendaftaran ke KPU di tingkat bawah.

“Kita minta agar ini disampaikan kepada KPU seluruh Indonesia. Mereka harus mengindahkan surat dari KPU Pusat, terutama pada angka 4,” ujar Sutrisno di Jakarta, Minggu 15 Oktober 2017.

Dia juga meminta agar KPU Pusat menjelaskan kembali kepada KPUD mengingat waktu pendaftaran yang hanya tinggal Senin 16 Oktober 2017. Sutrisno mengatakan, Hanura mendapat komplain dari anggota Dewan Pengurus Cabang (DPC) terkait pendaftaran di sipol.

“Yang menjadi persoalan, kita minta agar KPU di tingkat pusat lebih bisa koordinasi dengan KPU daerah, terutama pada waktu sampai besok terakhir. Mengenai simpang siur soal pendaftaran di tingkat kabupaten dan kota, ini masih ada anggapan bahwa seluruh data di sipol, data keanggotaan yang masuk di sipol harus dipenuhi dengan KTA dan KTP,” paparnya.

Sutrisno menambahkan, saat mendaftarkan anggota di sipol, perdaftaran untuk daerah yang mempunyai penduduk lebih dari satu juta hanya butuh 1.000 anggota. Hal ini disayangkan olehnya karena proses pendaftaran yang sulit.

“Padahal yang dibutuhkan hanya KTP dan KTA dengan jumlah minimum yaitu 1.000 untuk penduduk yang lebih dari satu juta. Ini masih simpang siur, masih banyak pengurus di tingkat Kodya belum sepenuhnya bisa mendaftar,” kata dia.

“Katakanlah kita masuk di sipol 3.000 minimum 800 itu minta 3.000. Sampai sekarang Hanura mendapat komplain banyak diantara DPC-DPC yang ditolak atau dikembalikan oleh KPU dengan perbedaan pengertian,” sambung Sutrisno.

Penerbangan 666 ke ‘Neraka’ yang Terakhir di Tanggal 13

Penerbangan 666 ke ‘Neraka’ yang Terakhir di Tanggal 13

Tak ada lagi Penerbangan 666 dari Maskapai Nordic Finnair dari Kopenhagen, Denmark menuju Helsinki, Finlandia. Penerbangan dengan nomor AY666 ini sudah dilakukan Nordic Finnair setiap pada hari Jumat tanggal 13 sejak 2006 silam.

Kini, pada Jumat 13 Oktober 2017 jam 13, Nordic Finnair menjadikan penerbangan AY666 menuju Helsinki yang terakhir kalinya. Tak ada lagi perjalanan menuju ‘neraka’ yang diplesetkan dari tiga huruf awal Helsinki menjadi Hell itu di masa mendatang.

Dikutip dari The Telegraph, Jumat (13/10), para penumpang tanpa rasa takut akan tertawa menghadapi takhayul dalam Penerbangan 666 di tanggal 13.

 

Angka 13 dianggap sebagai angka sial di kalangan orang barat. Apalagi angka 666 kerap diidentikkan dengan setan, di mana neraka adalah rumahnya para setan.

Bepergian di “hari paling mengasyikkan tahun ini” bisa menghemat anggaran, tapi perjalanan langsung ke HEL pada jam ke-13 dari tanggal takhayul 13 merupakan salah satu penerbangan yang paling mungkin ingin dihindari.

Hari ini menjadi yang terakhir kalinya Penerbangan 666 terbang ke Hel, karena maskapai tersebut telah memutuskan untuk menghentikan nomor penerbangan tersebut.

“Hari ini benar-benar akan menjadi saat terakhir penerbangan AY666 terbang ke HEL,” kata juru bicara maskapai tersebut.

Dalam 11 tahun, Nordic Finnair telah menerbangkan 21 kali penerbangan AY666 ke HEL pada hari Jumat tanggal 13. Nomor penerbangan AY666 pun akan diganti.

“Pada tanggal 29 Oktober, beberapa nomor penerbangan kami di jaringan kami akan berubah dan penerbangan AY666 kami dari Kopenhagen ke Helsinki akan berubah menjadi AY954.”

Pilot veteran Juha-Pekka Keidasto mengatakan bahwa dia tidak percaya takhayul atau takut terbang pada hari Jumat tanggal 13.

“Sudah cukup lelucon di kalangan pilot. Saya bukan orang yang percaya takhayul. Ini hanya kebetulan bagi saya. Jika ada penumpang yang cemas akan hal ini 666, awak kabin kami selalu senang membantu mereka.”

Penerbangan 666 diatur untuk berangkat dari Ibu Kota Denmark pada pukul 1:20 dan dijadwalkan tiba di Helsinki beberapa saat sebelum pukul 16:00.

Tapi kenapa Jumat tanggal 13 dianggap sangat tidak beruntung? Ini karena asal-usul alkitabiah dan juga dikaitkan dengan Ksatria Templar.